Tugas Akhir Kewirausahaan

Organic Face Mask
“Freya Mask”







Oleh :
Melisa Hayatul Maryam          (180321100128)
Lila Nur Amalia Putri             (180321100155)
Fitrotun Nisa’                          (180321100159)





PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
2019












BAB 1

PENDAHULUAN

1.1.         Latar Belakang

Salah satu cara mengembalikan kesegaran wajah adalah mengencangkannya kembali dengan menggunakan masker. Masker biasanya bervarian buah-buahan. Penggunaan masker pada wajah memiliki beberapa manfaat yaitu melembutkan kulit, membuka pori-pori tersumbat akibat kotoran, debu, maupun sisa kosmetik yang tidak bisa hilang karena pembersih biasa.
Untuk menggunakan masker, harus mengenali jenis kulit terlebih dahulu. Jenis kulit terdiri dari jenis kulit berminyak, jenis kulit kering, dan jenis kulit normal. Oleh sebab itu penggunaan masker yang baik harus menggunakan yang sesuai dengan kulit kita. Produk kami menggunakan bahan utama dari bahan yang alami sehingga masker kami cocok untuk segala jenis kulit.
Latar belakang kami memilih usaha ini adalah karena produk yang kami jual merupakan produk alami dan sedang trend di kalangan remaja, selain itu juga usaha ini memiliki system yang mudah karena kami hanya sebagai reseller tanpa melakukan proses produksi 

1.2.         Survey Pasar

Survey pasar yang sudah kami lakukan meliputi remaja wanita rentang usia 12-21 tahun di daerah telang.

1.3.         Kompetitor

Kompetitor dari produk kami adalah orang yang menjual produk dan usaha yang sama. Seperti yang kita temui adalah produsen masker spirulina dan masker wajah bubuk lainnya.

1.4.         Keunggulan Produk

Terbuat dari bahan alami
Harga terjangkau
Berkualitas
Tanpa pewarna tambahan
Tekstur halus
Aroma tidak menyengat



BAB II

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1. Gambaran Umum

Jenis produk yang kami jual adalah masker organik yang memiliki 6 varian yaitu green tea, coffe, milk, lemon, chocco, dan strawberry. Bahan baku yang digunakan untuk membuat masker organik terbuat dari bahan-bahan alami yang diolah dari beberapa varian yang kami jual. Jumlah tenaga yang diutuhkan 3 orang.

2.2. Peluang Pasar

            A. Segmentasi pasar

1) Dari segi geografi
Produk ini cocok dipasarkan di daerah kota besar atau kota industri daripada daerah pedesaan. Alasannya adalah di daerah kota banyak pencemaran zat zat
kimia dan polusi udara. Usaha masker organik ini mensegmentasikan pasarnya pada mahasiswa/i Universitas Trunojoyo Madura. Lokasi ini dipilih karena kita (reseller) bertempat tinggal di Madura dan produk masih pada tahap pengenalan. Namun kedepannya segmentasi akan diperluas hingga menyebar keseluruh
daerah indonesia.
2) Dari segi demografi
Produk ini cocok digunakan oleh kalangan remaja maupun orangtua, dan cocok untuk jenis kelamin perempuan maupun laki laki. Alasannya adalah masker ini dapat mencegah berbagai masalah di kulit wajah.
3) Dari segi psikografi
Usaha ini mensegmenasikan pasarnya pada remaja yang memiliki aktivitas rutin diluar ruangan,memiliki rasa penasaran dan rasa ingin mencoba yang cukup tinggi, mulai menyadari akan penampilan

B. Target konsumen

1) Dari segi geografi
Produk ini dipasarkan di daerah Bangkalan, dan kedepannya akan diperluas ke seluruh indonesia karena kita menggunakan penjualan dengan sistem online, sehingga dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat.
2) Dari segi demografi
Target penjualan produk ini adalah remaja perempuan maupun laki laki dengan rentang usia 13-30 tahun, dengan tingkat pendapatan menengah, dan tanpa
batasan tingkat pendidikan dan agama
3) Dari segi psikografi
Target penjualan produk ini adalah remaja yang memiliki keinginan untuk memilih dan memenuhikebutuhan nya seperti masalah kosmetik dan perawatan diri, menginginkan tampil beda dan memiliki identitas diri

2.3. Analisis Ekonomi Usaha yang Direncanakan

Penentuan biaya yang digunakan

Penentuan biaya awal usaha ini adala sebesar Rp 20.000 untuk cetak logo Rp 60.000 untuk promosi berbayar Rp 8.000 untuk membeli peralatan berupa gunting dan pembelian bahan baku berupa masker organik di online shop seharga Rp 500.000

Pendapatan

Target pendapatan yang kita rencanakan diawal adalah sebesar Rp 1.431.000

Keuntungan HPP

Keuntungan yang kita dapatkan dari setiap unit barang adalah sebesar Rp 2650

BEP

Dengan bioaya operasional yang kita rencanakan diawal sebesar Rp 60.000 maka untuk mendapatkan titik impas kita harus menjual sebanyak 23 pcs

2.4. Target Usaha

            Target penjualan yang telah disepakati oleh dosen sebesar 392 pcs, sedangkan target yang dapat kami capai hanya sebesar 142 pcs.Omset yang kita dapatkan sebesar 1.136.000 dikurangi biaya ongkir sebesar Rp 45.000,00 , print logo seharga Rp 12.000,00, dan uang bensin seharga Rp 50.000 dan dikurangihargabeli RP 710.000,00 dihasilkan laba sebesarRp 319.000,00.

2.5. Target Penjualan pada Hari menjual Langsung

            Target penjualan pada hari ini adalah 51 pcs.

2.6. Alasan Penentuan Target

            Kami menentukan target berdasarkan stock yang tersisa dari minggu-minggu sebelumnya, sebanyak 51 pcs



BAB III

METODE

3.1. Susunan Organisasi

            Pada usaha kami tidak dibentuk susunan organisasi karena semua bertugas pada bagian produksi
1. Mendesain label= Lila
2. Mencetak label = Melisa
3. Menempel label =Fifit
4. Mempromosikan produk = Lila, Melisa, Fifit
5. Memasarkan produk = Lila, Melisa, Fifit

3.2. Teknik Cara membuat Komoditas Usaha

Alur Produksi

1.      Pembuatan Desain logo
2.      Pembelian produk masker organik
3.      Cetak logo
4.      Menempelkan logo pada kemasan
5.      Produk siap jual

3.3. Cara Menjual Produk

Metode penjualan yang kami lakukan adalah metode penjualan online dan offline dengan menggunakan sistem reseller yaitu tangan kedua. Penjualan online dilakukan melalui Instagram, whats app, dan facebook. Metode offline dilakukan dengan cara membawa produk masker organic ke kampus dan rumah.

3.4. Cara Mencapai Target Omset

Strategi penjualan yang kita lakukan yaitu cenderung membujuk pada customer karena mahasiswa cenderung lebih memilih untuk membeli makanan dari pada membeli masker. Masker ini lebih banyak dijual pada fakultas FISIB dan FEB karena mereka tugasnya tidak terlalu banyak jadi banyak waktu luang untuk bisa menggunakan masker wajah

3.5. Cara Mencapai Target Omset Saat Berjualan langsung

            Kita melakukan promosi free ongkir pada customers dan menggencarkan promosi di social media



BAB IV

HASIL YANG DICAPAI

4.1. Modal

            Modal yang dikeluarkan untuk pembelian masker organik sebesar Rp 710.000, cetak logo Rp 6.000 x 2(dua kali print) dan bensin Rp 50.000 dan ongkir sebesar Rp 45.000. jadi totalnya Rp 817.000

4.2. Biaya Riil

Modal  yang dikeluarkan untuk pembelian masker organik sebesar Rp 710.000, cetak logo Rp 6.000 x 2(dua kali print) dan bensin Rp 50.000 dan ongkir sebesar Rp 45.000. jadi totalnya Rp 817.000

4.3. Banyak Produk yang Berhasil Terjual

            Banyak produk yang terjual 142 pcs

4.4. Pendapatan yang Diperoleh

            142 pcs x 8000(harga/pcs) = Rp 1.136.000 adalah omset kita tanpa pengurangan biaya lain-lain

4.5. Hasil Capaian Target

            Capaian targetnya dari 392 pcs hanya terjual 142 pcs atau sekitar 36,2%

4.6. Kendala Pencapaian Target Omset

Kendala pada usaha kami yaitu peminatnya sangat sedikit, akhirnya kami membujuk pada customer untuk membeli produk kami.

4.7. Solusi

            Upaya kami untuk mencapai omset yang ditargetkan yaitu dengan gencar promosi di media online, penjualan secara langsung dengan ditawarkan ke teman-teman dan dibawa pulang untuk dipasarkan di rumah

4.8. Strategi Pencapaian Target

Strategi penjualan yang kita lakukan yaitu cenderung membujuk pada customer karena mahasiswa cenderung lebih memilih untuk membeli makanan dari pada membeli masker. Masker ini lebih banyak dijual pada fakultas FISIB dan FEB karena mereka tugasnya tidak terlalu banyak jadi banyak waktu luang untuk bisa menggunakan masker wajah

4.9. Strategi Penjualan saat Hari Berjualan Langsung

            Kendala yang kita alami adalah kurangnya peminat dari para pengguna masker karena mereka lebih memilih produk makanan. Kita melakukan promosi free ongkir pada customers dan menggencarkan promosi di social media. Kita dapat menjual sebanyak 23 pcs dan tersisa 28 pcs yang juga menjadi kendala kami yang akhirnya kami jual saat pulang ke kampung halaman masing-masing.


BAB V

PENUTUP

5.1.         Kesan

Dalam matakuliah ini kami banyak mendapat pelajaran di bidang usaha. Kita dapat merasakan suka dan duka para penjual untuk membangun usahanya agar tetap eksis.

5.2.         Pesan

Untuk selanjutnya mata kuliah ini tidak hanya menggunakan modul japri, semoga nanti bisa lebih baik lagi. Terima Kasih Ibu Mardiyah dan Bapak Taufik  yang sudah menjadi dosen kewirausahaan.




Link video di youtube : https://youtu.be/lZLES0epcB0
Jangan lupa like, comment and subscribe:)








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ujian Akhir Semester Manajemen Pemasaran

Ide usaha Brulee Bomb