Mengevaluasi Potensi dan Peluang Ekspor
·
Konsep
keunggulan kompetitif dari produk meliputi harga, kualitas, kemasan, serta
biaya produksi
Keunggulan kompetitif atau keunggulan
bersaing adalah kemampuan strategis perusahaan dalam persaingan bisnis. Menurut
Michael Porter, ahli strategi bisnis asal Amerika Serikat, keunggulan
kompetitif harus mampu menjelaskan dan menanamkan nilai bisnis kepada konsumen
sehingga mampu membentuk persepsi tersendiri di mata konsumen. Artinya pebisnis
harus meyakinkan konsumen untuk bersedia mengeluarkan waktu dan uangnya untuk
mendapatkan manfaat dan nilai sepadan.
Keunggulan kompetitif menggambarkan
situasi usaha memiliki kemampuan untuk mencapai keinginan konsumen dibanding
pesaingnya. Proses keunggulan persaingan sangat sensitif karena sifatnya yang
cepat dan berubah-ubah. Para pelaku dalam persaingan bisnis akan selalu
berlomba-lomba untuk meningkatkan keunggulan kompetitif. Selain itu keunggulan
kompetitif dikatakan sensitif karena jika kita salah menerapkan strategi,
keunggulan kompetitif bisa jadi mimpi buruk bagi bisnis kita. Misal, kita menjual
produk jas hujan serbaguna yang memiliki bahan ringan, anti robek , dan dijual
dengan murah. Hal itu lebih baik jika pesaing hanya menjual jas hujan yang sama tapi tidak selengkap milik kita dan
dari segi harga pun tidak lebih murah dari produk kita
Keunggulan kompetitif dari produk:
1.
Produk
Sesuatu
yang dibuat/dihasilkan untuk memenuhi suatu tujuan/kebutuhan dan keinginan
konsumen.
2.
Harga Ekspor
Cara
untuk menentukan tingkat harga yang sesuai dengan kondisi internal perusahaan
dan situasi pasar yang dihadapi agar penjualan dapat berhasil sehingga
perusahaan dapat meraih keuntungan serta manfaat yang diharapkan
3.
Kualitas
Kualitas merupakan seberapa baik
sebuah produk sesuai dengan kebutuhan spesifik dari pelanggan. Kualitas
meliputi kualitas kinerja, kualitas
kesesuaian, daya tahan dan kehandalan.
4.
Kemasan
Kemasan (Packaging)
merupakan wadah, pembungkus atau pelindung suatu produk untuk memberikan
kemudahan dalam penggunaan, memberikan daya tari, sebagai identitas produk,
distribusi, informasi (labelling) dan cermin inovasi produk, berkaitan
dengan kemajuan teknologi dan daur ulang.
5.
Biaya Produksi
Biaya-biaya yang
dikeluarkan atau dilakukan ketika sedang dalam proses produksi. Pelaksanaan
produksi dengan berproduksi pada biaya produksi yang paling minimum akan
memperoleh keuntungan yang optimum dan dapat bersaing dengan harga lebih rendah
dibanding dengan produk pesaing.
·
Ciri
Ciri Pasar Potensi dengan Pendekatan Permintaan dan Penawaran
1. Pendekatan Permintaan
Satu cara terbaik untuk dapat
mengetahui kondisi maupun potensi yang dimiliki pangsa pasar tertentu adalah
dengan melakukan pendekatan permintaan. Metode ini menekankan mengenai
kebutuhan manusia yang hingga kini masih belum dapat terpenuhi sepenuhnya atau
mungkin ada yang telah terpenuhi tapi hasilnya kurang memuaskan. Sebagai
contoh, masyarakat yang berada dalam wilayah pedesaan banyak yang pergi menuju
kota hanya untuk membeli pakaian. Bisa diartikan jika masyarakat desa mungkin
tak memperoleh pakaian yang sesuai dengan selera mereka di desa atau tidak
dapat menemukannya di wilayah mereka. Melalui pendekatan dan pengamatan ini,
maka diperoleh kesimpulan jika desa merupakan sebuah peluang usaha yang bagus
untuk membangun bisnis pakaian yang sesuai dengan selera mereka sekaligus
harganya pun berbeda dengan harga pakaian di kota. Kita bisa mengetahui
permintaan itu dari total kebutuhan, jumlah konsumen serta target pasarnya.
2 Pendekatan penawaran
Untuk pendekatan penawaran ini berawal
dari kemampuan yang dimiliki seorang wirausaha dalam memproduksi suatu barang,
memberikan pelayanan baik itu jasa maupun produk dan aktivitas lainnya. Dari
sinilah kita akan mulai mencari pasar yang membutuhkannya. Disini kita harus
memahami betul keinginan maupun tren yang sedang berlaku di masyarakat. Sebelum
melakukan sebuah bisnis, maka sebaiknya kita mengetahui apakah daya beli
masyarakat terhadap bisnis kita akan sejalan? Apakah mereka mampu membelinya?
Bagaimana kualitas produk kita dengan yang jenis produk sejenis? Apa yang
menjadi kelebihan dari bisnis kita dan sebagainya. Hal itulah yang harus kita
lakukan dan pahami dengan benar sehingga mampu dijadikan sebagai acuan untuk
mengembangkan usaha. Dengan melakukan pendekatan ini, maka secara tidak
langsung kita akan mengetahui tingkat pesaing lainnya.
·
Ciri
dan Teknis Menentukan Ceruk Pasar
Ceruk
pasar merupakan
segmen kecil dari sebuah pasar yang lebih spesifik dengan pesaing yg
lebih sedikit. Segmen dari pasar ini berupa sekelompok konsumen dg
karakteristik yg serupa.
Ciri Ceruk Pasar:
1.
Bagian kecil dr keseluruhan pasar
2.
Perusahaan melayani kebutuhan konsumen scr spesifik (berbeda dg pelanggan pd
umumnya)
3.
Skala ekonomi yg rendah akibat ukuran pasar yg relatif kecil (shg perusahan sulit
utk mengambil keuntungan yg tinggi dg meningkatkan volume penjualan)
4. Biasanya
mengandalkan pemasaran terdiferensiasi (pemasaran yg berbeda dg yg lain) untuk
mendapatkan keuntungan
5. Melakukan
pengembangan produk yg unik/dpt menyelesaikan maslaah sekelompok konsumen shg
konsumen bersedia membeli dg harga yg lebih tinggi
Teknik Menentukan Ceruk Pasar:
1. Menemukan
keunggulan dan daya tarik produk
2.
Melakukan riset untuk mengetahui pasar
3.
Mengetahui target secara mendalam
4.
Menyelesaikan permasalahan pelanggan
5.
Memilih target segmen pasar dan selalu melakukan evaluasi
6.
Memikirkan cara penyebaran informasi/berita terkait usaha yg dijalankan
7.
Melakukan investasi dalam periklanan ppc (pay per click)
8.
Terbuka untuk peluang baru
9.
Mendengarkan konsumen
·
Ciri-Ciri
Produk yang Marketable Untuk Ekspor
1. Produk yang memiliki harga bersaing
2. Produk yang unik dan inovatif
3. Produk yang sesuai dengan trend
global
4. Produk yang memiliki kemasan unik
5. Produk yang memiliki bahan baku
berkualitas
Komentar
Posting Komentar